Psikologi, selama lima tahun ini memberikan banyak kenangan yang berharga dalam hidupku. Awal mula tahun 2003, aku mengenal teman-teman mahasiswa psikologi mulai angkatanku (2003) sampai mahasiswa angkatan tahun-tahun sebelumnya… Memang kenangan-kenangan tersebut banyak yang negative daripada positif, namun dibalik sisi negative tersebut terdapat hal-hal positif yang terbentuk. Mahasiswa psikologi angkatan tahun 2003 menghabiskan masa satu tahun awal kuliah dengan “nomaden” dari satu cafe, pub, dan diskotik ke café, pub, dan diskotik lainnya, hampir setiap hari setiap malam selalu aku dan teman-teman habiskan untuk berkumpul dan “berpesta” semalaman sampai pagi..Ada suatu malam, salah satu teman teman mahasiswa psikologi angkatan 2003 sedang merayakan ulang tahun..Malam itu aku dan teman-teman memenuhi undangan pesta ulang tahun yang dirayakan di salah satu pub di daerah jalan Gubeng Kertajaya. Malam itu, aku sudah ngga tahu lagi berapa banyak duit yang dikeluarin buat mentraktir teman-teman untuk berpesta. Berbotol-botol dan ber-pitcher-pitcher minuman keras dan makanan dipesan. Kami minum dan makan sepuasnya sampai akhirnya kami semua mabuk berat..Setelah pesta berakhir kami berkumpul di salah satu teman mahasiswa psikologi angkatan 2003 kami semua “curhat” tentang kehidupan masing-masing dan bagaimana masalah-masalah yang dihadapi kami semua, hal tersebut membuatku memahami bagaimana keadaan keluarga dan diri teman-temanku. Hal itu sangat berkesan dalam hidupku, semakin lama kami semakin akrab.
Selama masa perkuliahan di psikologi, aku selalu berusaha berteman dengan berbagai kelompok yang ada di kampus..Salah satu yang amat membekas yaitu sewaktu awal masuk kuliah tahun 2003, aku mengenal salah satu kakak kelas mahasiswa angkatan 2001 alm. Edgar Wiraditama Tupang (Egik)..dari banyak kakak kelas, alm. Egik yang paling akrab diantara yang lainnya..namun keakraban itu harus berakhir dengan kematian Egik, siang hari kami masih bermain kartu bersama tapi malam harinya Egik mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kematian..Hal itu membuatku terpukul karena kehilangan sahabat.
Bertambahnya tahun mengakibatkan teman-teman angkatan berkurang mulai dari mengundurkan diri hingga DO dan kesibukan meningkat. Aku mulai memasuki kegiatan kemahasiswaan, berawal dari bergabung dengan salah satu KMM dan berlanjut menjadi pengurus Senat Mahasiswa yang sekarang berganti menjadi BEM. Mulai dari situ, aku mulai belajar berbagai hal mulai dari sistem, aplikasi materi perkuliahan di “dunia nyata”, hingga politik..Perjalanan saat menjadi pengurus senat tidak semulus yang aku kira, banyak hal yang menghambat tapi menantang, dari hambatan-hambatan tersebut sangat memberikan pengaruh yang konstruktif terhadap hidupku, memang tidak secara instan tapi sekarang sangat aku rasakan manfaatnya.
Semakin lama persahabatanku dengan teman-teman tidak berkurang tapi semakin erat, kami saling bahu membahu..dengan nongkrong bersama, kami semakin dekat dan apabila ada kesulitan baik akademik maupun non-akademik kami selalu tolong menolong, susah senang dibagi bersama..mulai dari mekarnya bunga-bunga asmara hingga rontoknya bunga asmara tersebut kami selalu berbagi, bagaimana indahnya saat-saat kami semua sedang jatuh cinta dengan masing-masing orang yang ditaksir, kami berbagi kebahagiaan dan berusaha mendorong serta membantu teman-teman yang sedang kesulitan menggapai yang terkasih dan bagaimana kebahagian akan cinta berubah menjadi luka batin yang membekas, kami selalu menyempatkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menghibur teman-teman yang sedang mengalami kesusahan karena cinta…….Romantis ya:D
Secara alademik, kami semua saling membantu teman yang kesusahan dalam bidang akademik..awalnya aku tidak terlalu fill in dengan pelajaran, namun pada saat ini sangat terasa manfaatnya..apa yang aku pelajari sangat membantu hidupku..memang ilmu merupakan investasi yang sangat berharga dibandingkan dengan investasi materi karena dengan ilmu kita bisa berinvestasi dalam berbagai macam hal dan tidak akan berkurang ilmu tersebut meskipun kita keluarkan berkali-kali bahkan bertambah.
Masa-masa kuliah di psikologi UBAYA memang memberikan banyak pengalaman yang memberntuk hidupku saat ini, kuliah molorpun tidak memberikan penyesalan yang amat sangat karena penyesalah tersebut terbayarkan dengan berbagai macam pengalaman-pengalaman yang telah aku dapatkan..Oh ya yang terakhir, aku menemukan seseorang di psikologi yang membuatku berjuang demi dirinya..thank ya psikologi telah memberikan semuanya, sekali lagi thank ya. Sing penting gaya ngga gaya…….nothing.